Dealer Motor Yamaha menawarkan berbagai macam motor bertransmisi otomatis dengan spesifikasi dan fitur yang menarik. Cairan ban tubeless tentunya sudah tidak asing lagi di telinga Anda.

Untuk cairan ini  juga dikenal sebagai “tire sealant” dan sering digunakan oleh pengguna ban tubeless. Dengan menggunakan cairan ini,  Anda tidak perlu menambal ban saat ban kempes. Namun sebelum menggunakan sealant ban, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apakah cairan tersebut cukup ampuh untuk motor Anda atau tidak.

Apa Itu Cairan Ban Tubeless Anti Bocor?

Beberapa perusahaan telah mengembangkan cairan khusus untuk menambal lubang ban kecil. Cairan ini  bisa menjadi kental dan elastis di bawah tekanan. Toko ban juga sering menawarkan pengisi ban ini kepada konsumen saat mengganti ban dalam.

Jadi cairan ini berfungsi untuk mencegah ban bocor karena lubang yang muncul setelah tiang di lepas dapat menutup secara otomatis. Oleh karena itu cairan ini dapat Anda gunakan sedemikian rupa sehingga pada saat ban dipasang pada pelek sepeda motor, maka di alirkan melalui pentil ban sepeda motor.

Cairan Tidak Dianjurkan untuk Ban Tubeless

Meski di klaim memiliki banyak kegunaan, sebenarnya pengisian ban dengan cairan tidak di sarankan. Nah, sebelum menggunakan cairan ini, Anda harus mengetahui efek negatif dan  kelemahan penggunaannya.

Salah satu alasan cairan ban tubeless tidak di rekomendasikan adalah karena mengandung unsur korosif. Penggunaan cairan tersebut tidak terlihat pada ban, namun bisa berbahaya bagi pelek ban. Resiko yang timbul bisa sangat fatal yaitu munculnya karat pada pinggiran rim. Akibatnya, ban sering kempes karena rodanya rusak.

Jika pada saat demonstrasi ban di tusuk dengan paku, misalnya pada waktu ban di lepas tidak ada yang bocor atau tidak ada udara yang keluar. Tapi itu soal lain, jika sepeda motor Anda sedang melaju dan membawa beban, udara di dalam ban tetap keluar bersama cairannya. Cairan akan menyembur ke seluruh rangka mesin, yang dapat merusak cat.

Pompa ban juga memiliki efek negatif, karena lama kelamaan dapat menyumbat pentil ban. Jika tersumbat, Anda perlu mengganti bagian dalam katup dan udara dapat dipompa keluar. Jadi jika Anda tetap ingin menggunakan cairan ini, Anda harus menggunakan cairan bertanda atau bening dari produsen. Dengan begitu, risiko kerusakan ban dan pelek bisa di minimalkan.

Bocor Lebih Baik Ditambal

Jika ban dalam Anda bocor, Anda harus memperbaikinya. Apabila ban Anda kempes, sebaiknya bawa ke  bengkel atau bengkel yang menawarkan jasa perbaikan ban. Hal ini sangat memungkinkan karena jenis ban tubeless ini tidak langsung kempes meski terkena paku dan jalan berlubang.

Udara perlahan keluar dari lubang kebocoran. Jadi Anda masih punya waktu untuk berkendara ke bengkel terdekat. Inilah keunggulan yang membedakan ban tubeless dengan ban biasa, jika tertusuk benda objektif maka akan langsung kempes.

Jika sangat rusak sehingga tidak dapat Anda gunakan dan membuatnya berbahaya, tentu saja tidak. Namun cara ini lebih baik daripada korosi pada velg sepeda motor, juga biasanya cairan ban tubeless keluar dan menempel di rangka sepeda motor sehingga merusak cat.

Sepeda motor merupakan kendaraan yang banyak di gunakan oleh berbagai kalangan di Indonesia. Salah satunya adalah motor Yamaha yang bisa Anda beli di Dealer Motor Yamaha, Yamahamu. Kami menawarkan layanan secara tunai atau dengan pembelian  kredit. Tentunya kami menawarkan kemudahan set DP dan lampu yang rendah. Dengan begitu Anda bisa langsung membawa pulang motor Yamaha impian Anda.